• Jelajahi

    Copyright © KEADILAN HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner


     

    TNI

    YAYASAN

    Di Bawah Kepemimpinan I Made Parwita, Satlantas Polrestabes Medan Tekan Fatalitas Kecelakaan Sepanjang 2025

    JON KEY
    Jumat, 09 Januari 2026, 00.12 WIB Last Updated 2026-01-09T08:12:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Medan - Kepemimpinan yang konsisten dan berorientasi pada keselamatan publik mulai menunjukkan hasil nyata. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan, di bawah komando AKBP I Made Parwita, mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan dan korban jiwa sepanjang tahun 2025 di wilayah hukumnya.

    Data Satlantas Polrestabes Medan menunjukkan, sepanjang 2025 tercatat 187 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

    Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 245 korban jiwa, sebuah capaian yang menandai keberhasilan strategi pencegahan dan penegakan hukum lalu lintas secara berkelanjutan.

    Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita menjelaskan bahwa penurunan fatalitas ini sejalan dengan menurunnya jumlah kecelakaan secara keseluruhan.

    Sepanjang 2025, tercatat 1.632 kasus kecelakaan lalu lintas, turun 10,8 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.830 kasus.
    “Selain penurunan jumlah kecelakaan, kami juga mencatat penyelesaian perkara selama tahun 2025 sebanyak 1.452 kasus,” ujar AKBP I Made Parwita saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2025).

    Tidak hanya korban meninggal dunia, jumlah korban luka ringan maupun luka berat juga menunjukkan tren penurunan. Menurut I Made Parwita, capaian ini tidak terlepas dari pendekatan komprehensif yang diterapkan jajaran Satlantas Polrestabes Medan, yang tidak semata mengedepankan penindakan, tetapi juga edukasi dan pencegahan.

    “Kami secara rutin melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas ke sekolah-sekolah, komunitas masyarakat, hingga lingkungan perusahaan. Upaya ini akan terus kami perkuat untuk menekan angka kecelakaan,” tegasnya.

    Di tingkat nasional, penurunan angka kecelakaan di Kota Medan menjadi indikator penting bahwa kepemimpinan lalu lintas yang tegas, humanis, dan berkelanjutan mampu menghadirkan keselamatan sebagai kebutuhan publik, bukan sekadar kewajiban hukum.

    Keselamatan & Kepemimpinan Lalu Lintas:

    “Pemimpin lalu lintas sejati diukur dari berkurangnya nyawa yang melayang.”

    “Keselamatan jalan raya adalah kerja sunyi yang hasilnya menyelamatkan banyak keluarga.”

    “Penegakan hukum yang humanis melahirkan kesadaran, bukan ketakutan.”

    “Statistik menurun adalah bukti disiplin yang tumbuh.”

    “Jalan yang tertib mencerminkan kepemimpinan yang beradab.”

    “Keselamatan bukan program sesaat, tetapi komitmen jangka panjang.”

    “Di balik angka yang turun, ada nyawa yang kembali ke rumah.”(Magdalena)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +